Jakarta, 5 Mei 2026 – Banyak orang bertanya apakah pesawat masih bisa terbang jika salah satu mesinnya mati. Jawabannya, dalam banyak kasus, pesawat komersial tetap dapat terbang dan mendarat dengan aman meski hanya menggunakan satu mesin.
Pesawat modern dirancang dengan standar keselamatan tinggi, termasuk kemampuan untuk tetap beroperasi dalam kondisi darurat. Pada pesawat bermesin ganda, pilot telah dilatih untuk mengendalikan pesawat menggunakan satu mesin jika terjadi kegagalan pada mesin lainnya.
Saat satu mesin berhenti berfungsi, pesawat memang akan mengalami penurunan performa. Namun, sistem navigasi dan kontrol tetap berjalan normal, sehingga pilot dapat mengarahkan pesawat menuju bandara terdekat untuk pendaratan darurat.
Selain itu, sebelum diizinkan terbang, pesawat harus memenuhi berbagai uji keselamatan yang ketat. Salah satu uji tersebut mencakup kemampuan lepas landas dan terbang dengan satu mesin saja dalam kondisi tertentu.
Pilot juga dilatih secara khusus untuk menghadapi situasi seperti ini melalui simulasi rutin. Prosedur darurat yang jelas membuat penanganan kondisi tersebut dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Meski terdengar menakutkan, kejadian mati mesin di udara tergolong jarang. Sistem perawatan dan pemeriksaan pesawat yang ketat membantu meminimalkan risiko tersebut.
Dengan teknologi dan standar keselamatan yang ada saat ini, penumpang tidak perlu khawatir berlebihan. Pesawat tetap dirancang untuk menjaga keselamatan, bahkan dalam kondisi yang tidak ideal sekalipun.





