Jakarta, 21 Mei 2026 – Tren staycation di kota besar kembali meningkat setelah sejumlah hotel premium di Surabaya menghadirkan penawaran menginap mewah dengan harga mulai dari Rp900 ribuan per malam. Paket tersebut langsung menarik perhatian masyarakat karena sudah mencakup berbagai fasilitas eksklusif seperti sarapan untuk dua orang, akses kolam renang, pusat kebugaran, hingga layanan premium yang biasanya identik dengan tarif hotel kelas atas. Banyak warga memanfaatkan promo ini untuk menikmati liburan singkat tanpa harus bepergian jauh ke luar kota. Pengamat pariwisata menilai fenomena staycation murah di hotel berbintang menjadi salah satu strategi industri perhotelan untuk menjaga tingkat okupansi sekaligus menarik wisatawan domestik yang kini lebih selektif dalam mengatur pengeluaran perjalanan.
Beberapa hotel di kawasan pusat bisnis dan area strategis Surabaya diketahui mulai menghadirkan konsep “luxury affordable staycation” yang menyasar keluarga muda, pasangan, hingga pekerja kantoran yang ingin melepas penat di akhir pekan. Selain kamar modern dengan desain elegan, fasilitas tambahan seperti rooftop lounge, sauna, jacuzzi, kids playground, hingga layanan afternoon tea menjadi nilai jual utama yang membuat promo staycation semakin diminati. Pengamat gaya hidup menjelaskan bahwa masyarakat urban saat ini lebih tertarik mencari pengalaman relaksasi praktis tanpa harus mengambil cuti panjang atau mengeluarkan biaya perjalanan besar. Tren tersebut membuat hotel berlomba menghadirkan paket lengkap dengan harga kompetitif agar tetap menarik di tengah persaingan industri hospitality yang semakin ketat.
Di sisi lain, Surabaya disebut menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan industri perhotelan premium yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran hotel baru dengan konsep modern dan fasilitas lengkap membuat persaingan harga menjadi lebih agresif, terutama pada periode low season dan akhir pekan tertentu. Banyak hotel kini menawarkan paket bundling yang tidak hanya mencakup kamar dan sarapan, tetapi juga voucher spa, diskon restoran, hingga akses hiburan keluarga. Strategi ini dinilai efektif karena wisatawan domestik kini cenderung mencari pengalaman menginap yang lengkap dalam satu lokasi tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan terlalu besar. Selain itu, perkembangan media sosial juga membuat tren staycation semakin populer karena banyak pengunjung membagikan pengalaman menginap mereka melalui konten visual yang menarik.
Pengamat ekonomi pariwisata menilai promo staycation hotel premium dengan harga lebih terjangkau juga membantu mendorong perputaran ekonomi lokal. Tingginya tingkat kunjungan ke hotel tidak hanya berdampak pada sektor perhotelan, tetapi juga restoran, pusat perbelanjaan, transportasi, hingga destinasi hiburan di sekitar kawasan hotel. Surabaya sendiri saat ini terus berkembang sebagai salah satu destinasi wisata urban dan kuliner terbesar di Indonesia dengan berbagai pilihan hiburan modern yang mendukung kebutuhan wisata singkat masyarakat perkotaan. Banyak wisatawan dari kota sekitar seperti Sidoarjo, Gresik, hingga Malang mulai menjadikan Surabaya sebagai tujuan staycation akhir pekan karena akses yang mudah dan pilihan hotel yang semakin beragam.
Meningkatnya minat masyarakat terhadap staycation mewah dengan harga terjangkau menunjukkan perubahan gaya liburan modern yang lebih fleksibel dan praktis. Banyak orang kini tidak lagi selalu mencari perjalanan jauh untuk mendapatkan pengalaman relaksasi berkualitas, melainkan memilih menikmati fasilitas premium di dalam kota dengan biaya yang lebih efisien. Pengamat industri hospitality menilai tren ini kemungkinan masih akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan, terutama jika hotel mampu menghadirkan inovasi layanan, kenyamanan, dan pengalaman menginap yang unik bagi pengunjung. Dengan semakin banyaknya promo menarik di Surabaya, staycation kini bukan lagi sekadar alternatif liburan hemat, tetapi telah berubah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban modern.






